19 Juli 2005

a friend

ketika sedang mengaduk-aduk buku-buku untuk mencari semua jurnal miliknya, aku temukan buku puisi karangan susan polis schutz, kubuka-buka sejenak untuk membantuku merenung akan apa artinya sebuah persahabatan.

A friend is someone who is concerned with everything you do
A friend is someone who is concerned with everything you think
A friend is someone to call upon during good times
A friend is someone to call upon during bad times
A friend is someone who understands whatever you do
A friend is someone who tells you the truth about yourself
A friend is someone who knows what you are going through at all times
A friend is someone who refuses to listen to gossip about you
A friend is someone who supports you at all times
A friend is someone who does not compete with you
A friend is someone who is genuinely happy for you when things go well
A friend is someone who tries to cheer you up when things do not go well
A friend is an extension of yourself without which you are not complete

tidak terbayangkan dalam benakku untuk menyeleksi semua perbuatan teman yang kupunya dengan kriteria di atas, hanya terbayang dalam pikiranku sebuah pertanyaan, apakah aku sudah menjadi teman yang baik ?

6 Kommentare:

'ka hat gesagt…

i like her too... she has good collections!

Budi hat gesagt…

'Friend is like a bridge over trouble water'

DC hat gesagt…

A friend is someone who does not compete with you
Na, gimana interpretasi ini?
Contoh simple: nguber cewek aja-lah.Temanku pernah bilang, "Sahabat sih sahabat, tapi nguber cewek kan kompetisi selagi belum janur kuning". Nah lho, apa gak usah dianggap sobat lagi?

Lalu, kalau dalam dunia bisnis, kebetulan kita dan sobat baik kita terjun dalam bidang bisnis yang sama, dan terpaksa harus berkompetisi, apa jadinya juga bukan sahabat?
Musuh dalam bisnis, sahabat di luar bisnis?
Kalau ini yang terjadi, bukankah arti sahabat itu sendiri menjadi rancu, dan terlimit oleh sebuah konteks?

naanaaa hat gesagt…

dan,
dalam hal berkompetisi memperebutkan hati wanita, dua orang itu bisa dianggap bukan berteman, tapi dalam hal lain mereka masih berteman.

demikian juga dalam bisnis, akhirnya berteman memang tergantung konteksnya :D dan tujuannya.

gani hat gesagt…

seorang teman adalah yg karena kedekatan mampu menyelami perasaan temannya shg bisa mengerti apa yg diinginkan dan dibutuhkan temannya.

contoh (sekedar contoh fiksi, bukan kisah nyata):
seseorang pergi refreshing, misalnya ke prj, dan dia lupa untuk mengajak teman lainnya yg sebenarnya juga butuh refreshing, maka dia bisa saja memberikan oleh2, kirim makanan atau syukur2 transfer uang ke rekening sang teman tadi sebagai penebus kesalahannya ;)

retnanda hat gesagt…

bagus tuh liriknya.. aku copy ya na ke blog ku... boleh kan?
..